heißt auf indonesisch paus, was jedoch auch “Wal” bedeuten kann, wobei letzteres auch häufiger als ikan paus, also sozusagen “Walfisch” auftritt. Ob das vielleicht auf die Mitra anspielt, die sieht ja fast so aus wie ein Wal…..
Auf jeden Fall stammt das Wort aus dem Niederländischen paus (Ursprung laut Wikipedia: komt van het Latijn: papa, dat komt van het Oudgrieks: πάππας pappas). Im Niederländischen heißt “Wal” jedoch walvis…
Die Namen der Päpste werden im Indonesischen in Anlehnung an den niederländischen Sprachgebrauch in ihrer lateinischen Form genommen:
| No | Nama | Masa kepausan | Nama lahir |
|---|---|---|---|
| 258 | Paus Benediktus XV | 1914-1922 | Giacomo della Chiesa |
| 259 | Paus Pius XI | 1922-1939 | Achille Ratti |
| 260 | Paus Pius XII | 1939-1958 | Eugenio Pacelli |
| 261 | Paus Yohanes XXIII | 1958-1963 | Angelo Giuseppe Roncalli |
| 262 | Paus Paulus VI | 1963-1978 | Giovanni Battista Montini |
| 263 | Paus Yohanes Paulus I | 1978 | Albino Luciani |
| 264 | Paus Yohanes Paulus II | 1978-2005 | Karol Wojtyla |
| 265 | Paus Benediktus XVI | 2005-sekarang | Joseph Ratzinger |
Es scheint jedoch mein Eindruck zu sein, daß im alltäglichen Sprachgebrauch eher auch die englischen Bezeichnungen üblich sind: Paus John Paul II und Paus Benedict XVI. (Allerdings ist das natürlich auch im ehemals englischen Malaysia so.)
Hier noch der erste Absatz aus der indonesischen Wikipedia zum Thema:
Paus (dari Bahasa Latin: papa, bapak, ayah; dari Bahasa Yunani: πάππας, pappas, ayah) adalah Uskup Roma, pemimpin spiritual Gereja Katolik, dan kepala negara Kota Vatikan. Komunitas beriman yang mengakui Suksesi Apostolik menganggap Uskup Roma sebagai penerus St. Petrus. Demikian pula umat Katolik meyakini bahwa paus adalah Wakil Kristus, sedangkan komunitas-komunitas beriman lainnya tidak mengakui Primasi Petrus di antara para uskup. Jawatan paus disebut “kepausan”; yurisdiksi gerejawinya disebut “Tahta Suci” (Bahasa Latin: Sancta Sedes) atau “Tahta Apostolik” (disebut Tahta Apostolik atas dasar hikayat kesyahidan Santo Petrus dan Santo Paulus di Roma). Para uskup terdahulu yang menduduki Tahta Keuskupan Roma digelari “Wakil Petrus”; di kemudian hari para Paus diberi gelar yang lebih berwibawa yakni Wakil Kristus; gelar ini pertama kali digunakan oleh Sinode Romawi pada tahun 495 untuk menyebut Sri Paus Gelasius I, seorang penganjur supremasi kepausan di antara para patriark. Menurut sumber-sumber yang ada, Marselinus (wafat 304) adalah Uskup Roma pertama yang menggunakan gelar Paus. Pada abad ke-11, setelah Skisma Timur-Barat, Gregorius VII mneyatakan istilah “Paus” dikhususkan bagi Uskup Roma. Yang menjabat sebagai Paus saat ini (yang ke-265) adalah Paus Benediktus XVI, yang terpilih pada tanggal 19 April 2005 dalam konklav kepausan, menggantikan Paus Yohanes Paulus II yang wafat pada tanggal 2 April 2005.
Wortliste folgt
Verfasst von krisnawan 
